BANDA ACEH - Kegiatan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, diwarnai protes dari sejumlah kelompok,…
BANDA ACEH – Kegiatan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, diwarnai protes dari sejumlah kelompok, Minggu, 7 Mei 2017. Dalam aksinya, kelompok yang salah satu anggotanya menggunakan kemeja putih lengan pendek bertuliskan Kobra (Koalisi Bersatu Rakyat), meminta warga untuk mengusir kontingen Kalimantan Barat.
Belum diketahui apa yang menyebabkan belasan pria ini memprotes kehadiran Cornelis, sang Gubernur Kalimantan Barat, di kegiatan Penas KTNA. Namun, massa sempat menyampaikan ketidaksenangan terhadap Cornelis yang dinilai menyudutkan kehadiran FPI di Kalbar beberapa waktu lalu.
Aksi ini kemudian disikapi Kapolres Banda Aceh, Kombes T Saladin, yang meminta agar demonstran untuk membubarkan diri. Dia menilai aksi tersebut bertolakbelakang dengan kegiatan yang sedang mempromosikan daerah.
Informasi yang diterima portalsatu.com menyebutkan, sebelumnya sejumlah ormas Islam juga melakukan aksi serupa di pembukaan Penas KTNA, Sabtu, 6 Mei 2017. Aksi ini disebut-sebut, dikoordinir oleh AS yang diinformasikan telah ditahan Polresta Banda Aceh akibat ulahnya tersebut. Namun, hingga saat ini wartawan belum memperoleh keterangan resmi dari pihak Polresta Banda Aceh terkait kebenaran informasi ini.[]