TERKINI
NEWS

Anggota DPRA M Saleh Siap Maju Sebagai Balon Bupati Aceh Selatan

BANDA ACEH - Anggota DPRA M. Saleh menegaskan siap maju sebagai bakal calon Bupati Aceh Selatan. Saleh ingin membawa perubahan ke arah lebih baik jika…

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.8K×

BANDA ACEH – Anggota DPRA M. Saleh menegaskan siap maju sebagai bakal calon Bupati Aceh Selatan. Saleh ingin membawa perubahan ke arah lebih baik jika terpilih nantinya. 

Saleh mengaku sudah mempersiapkan sederet program yang ia sebut menyentuh kepentingan masyarakat baik di bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, infrastruktur, pariwisata maupun syariat Islam. 

“Jika saya diberi kepercayaan oleh masyarakat Aceh Selatan, saya tidak mau muluk-muluk dalam merancang program. Kunci dari setiap kepemimpinan itu adalah mengerti permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat,” ujar Saleh saat pertemuan dengan sejumlah mahasiswa asal Aceh Selatan di Banda Aceh, dikutip dari siaran pers, Sabtu, 15 April 2017. 

Purnawirawan TNI AD yang juga anggota Komisi I DPRA itu mengaku telah mempersiapkan sejumlah program tersebut saat melakukan kunjungan dan pertemuan dengan masyarakat di dapilnya itu. 

Sehingga ia mengaku faham betul apa yang dibutuhkan oleh masayarakat ditanah kelahirannya itu. Apalagi, katanya, banyak masayarakat setempat yang memintanya untuk maju sebagai calon Bupati Aceh Selatan. 

“Karena dengan memahami dan mengerti permasalahan masyarakat, di situ akan muncul solusi apa yang dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan menjadi lebih baik,” jelasnya. 

Sehingga, katanya, ketika harapan dan keinginan masyarakat terpenuhi baik di bidang kesejahteraan, dan dibidang lainnya, maka tidak lagi muncul lagi riak-riak yang dapat menghambat pembangunan karena adanya ketimpangan pembangunan. 

Selain itu, Saleh mengaku ingin melakukan penataan  tata kelola birokrasi kepemerintahan, terutama dalam urusan mengangkat dan memutasi pejabat. 

Hal ini menurutnya harus sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku. “Jika kita menginginkan adanya suatu perubahan maka serahkan sebuah urusan pada orang tepat ( the right man and the right place), tidak boleh serampangan sesuka bupati,” ujarnya. 

Adapun hal yang tak kalah penting, kata Saleh,  adalah menyusun master plan (tata ruang) pembangunan. 

Hal ini dipandang perlu agar pembangunan di Aceh Selatan berkesinambungan, sehingga tidak ada pembangunan infrastruktur yang terbengkalai hanya karena bupatinya tidak mau melanjutkan pembangunan bupati sebelumnya yang belum belum rampung, alhasil menjadi bangunan yang sia-sia. 

“Jangan ketika bupati dijabat oleh daerah  tertentu maka pusat pembangunan hanya daerah di daerah tertentu saja,  begitupun selanjutnya saat dijabat oleh bupati di daerah lain lagi, pembangunan berpusat di daerah lain lagi,  akibatnya muncul ketimpangan pembangunan,” katanya.

Pun demikian,  ia juga sadar bahwa antara  sasaran pembangunan dengan ketersediaan anggaran tidak selalu seimbang,  oleh karena itu jika ia nantinya dipilih,  maka ia akan mengutamakan program-program prioritas yang sifatnya mendesak dan benar-benar dibutuhkan oleh masayarakat. 

“Sementara program pembangunan lainnya akan dilakukan pada tahap berikutnya, ” jelas Saleh.[](rel)

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar