SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari dana Otsus 2017 untuk biaya renovasi rumah warga eks korban konflik di sejumlah…
SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari dana Otsus 2017 untuk biaya renovasi rumah warga eks korban konflik di sejumlah desa di Kecamatan Rundeng yakni Tanah Tumbuh, Lae Mate, Tualang dan Mendilam.
Hal itu disampaikan Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti di sela-sela membuka Musrembang RKPK tahun 2018 di Hotel Hermes One, Kamis, 23 Maret 2017.
Merah Sakti menyebutkan, sebagian dana tersebut juga diperuntukkan untuk bantuan rehab rumah warga di Kecamatan Longkib masing-masing Kampung Sepang, Longkib dan Panji yang jauh dari pedalaman.
Dalam waktu dekat, kata Merah Sakti, ia bersama Kepala Dinas Sosial Kota Subulussalam, Salmudin akan turun ke Longkib untuk melakukan pendataan dan inventarisasi rumah-rumah warga yang layak mendapat bantuan tersebut.
“Tahun 2017 ada dana dari Otsus kita plot Rp 5 miliar untuk rehab rumah-rumah terutama di Tanah Tumbuh, Mendilam, Tualang dan Lae Mate. Tapi tidak salah kita plot sebagian untuk Desa Sepang, Longkib dan Panji,” kata Merah Sakti.
Dana tersebut akan diberikan senilai Rp15 juta untuk biaya rehab per kepala keluarga (KK) baik di wilayah Rundeng maupun Longkib.
Ia mengungkapkan sudah 10 tahun lebih masyarakat Rundeng eksodus sejak konflik Aceh melanda wilayah Subulussalam beberapa waktu lalu. Namun tidak ada bantuan dari pemerintah Provinsi Aceh kepada warga eks korban konflik di Rundeng, selain bantuan dari pemerintah daerah.
Di hadapan perwakilan Bappeda Aceh yang hadir pada Musrembang tersebut, Merah Sakti berharap pemerintah provinsi dapat mengalokasikan anggaran pada tahun 2018 mendatang untuk biaya pemindahan dan membangun kembali rumah-rumah eks korban konflik Aceh di Subulussalam.
Kegiatan musrembang turut dihadiri Wakil Wali Kota Drs. Salmaza, Wakil Ketua I dan II DPRK Hj Mariani Harahap dan Fajri Munthe, Kepala Bappeda Kota Subulussalam, Zulkifli SSTP MSI serta perwakilan dari Dandim dan Kapolres Aceh Singkil.[]