TERKINI
NEWS

Dinas PU Beri Sanksi Ini Terhadap Rekanan Pembangunan Kantor BKPP

TAPAKTUAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Selatan akan memberikan sanksi penalti terhadap kontraktor pelaksana pembangunan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan…

CUT ISLAMANDA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 775×

TAPAKTUAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Selatan akan memberikan sanksi penalti terhadap kontraktor pelaksana pembangunan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Sebab, hingga berakhirnya tahun anggaran 2016, rekanan belum mampu menyelesaikan pembangunan kantor itu.

“Jika memang terbukti proses penyelesaian proyek Kantor BKPP terlambat maka  akan kita berikan sanksi penalti terhadap rekanan pelaksananya,” kata Kadis PUPR Aceh Selatan, Bahrumsyah dihubungi wartawan di Tapaktuan, Kamis, 23 Maret 2017.

Bahrum mengatakan, pihaknya juga telah menahan pencairan anggaran proyek itu sebesar 20 persen. Sampai saat ini anggaran proyek yang sudah dicairkan sekitar 80 persen.

Sebelumnya, kalangan aktivis LSM di Aceh Selatan mempertanyakan realisasi pembangunan Kantor BKPP berlokasi di samping kantor Dinas Pendidikan Aceh Selatan. Soalnya, proyek yang dibangun CV. Amira Berkah Mulia sumber DAK Praspem tahun 2016 senilai Rp3,2 miliar lebih tersebut sampai sudah memasuki akhir Maret 2017 belum siap.

“Kami mempertanyakan realisasi pekerjaan proyek Kantor BKPP tersebut, karena kendati pekerjaannya sudah dimulai sejak Juni 2016, tapi sampai memasuki akhir Maret 2017 belum rampung,” kata Ketua LSM Lembaga Independen Bersih (Libas) Aceh Selatan, Mayfendri.

Berdasarkan amatan wartawan, Kamis 23 Maret 2017, sejumlah pekerja terlihat masih mengerjakan beberapa bagian bangunan yang belum rampung. Di antaranya, pemasangan keramik di lantai atas dan kamar mandi lantai bawah, pengecatan bangunan, pintu, jendela mulai lantai satu hingga lantai dua.

Kontraktor/rekanan pelaksana pembangunan Kantor BKPP Aceh Selatan, Azwar MR dihubungi wartawan secara terpisah, Kamis 23 Maret 2017 mengatakan, pihaknya telah merampungkan proyek itu sekitar 83 persen. Sedangkan sisanya 15 persen lagi akan diluncurkan pada tahun 2017.

“Proses pekerjaannya sekarang ini tinggal finishing, kami perkirakan dalam waktu dekat sudah selesai,” ujar Azwar.[]

CUT ISLAMANDA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar