SUBULUSSALAM - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, Koperasi (Disperindagtamkop) dan UKM Kota Subulussalam, Asrul mengatakan pasar modern sedang dibangun dan belum selesai. Asrul mengatakan itu…
SUBULUSSALAM – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, Koperasi (Disperindagtamkop) dan UKM Kota Subulussalam, Asrul mengatakan pasar modern sedang dibangun dan belum selesai.
Asrul mengatakan itu menjawab portalsatu.com, Rabu, 22 Maret 2017, terkait temuan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) DPD Kota Subulussalam yang menyebut banyaknya asbes bocor dan dinding bangunan retak.
Asrul mengatakan beberapa titik asbes yang bocor masih bisa diperbaiki sebelum kios tersebut dibagikan kepada pedagang. Selain masih tahap pengerjaan, pasar itu memiliki masa pemeliharaan selama enam bulan.
“Itu kan belum selesai, nanti yang bocor akan kita perbaiki, masa pemeliharaan enam bulan itu. Untuk apa juga dana 5 persen untuk biaya pemeliharaan kalau tidak kita gunakan,” ujar Asrul.
Ia menyebut pihaknya memburu pekerjaan itu agar cepat selesai karena ada instruksi dari Wali Kota Subulussalam bahwa kios tersebut akan dibagikan kepada pedagang sebelum bulan Ramadan.
Sebelumnya, LIRA Kota Subulussalam menemukan indikasi pengerjaan asal-asalan oleh pihak rekanan terhadap proyek yang menelan dana sekitar Rp16 miliar lebih itu. Pasalnya, ditemukan banyak asbes bocor dan dinding retak serta pemasangan asbes tidak rata.[]