BANDA ACEH – Isu penculikan anak kian merebak di Aceh. Kabar tentang penculikan itu santer terdengar mulai dari media sosial atau pun dari mulut ke mulut. Rangkain kabar tentang percobaan penculikan pun mulai terdengar dimana-mana.
Beberapa orang bahkan sudah ditangkap warga karena diduga akan melakukan penculikan terhadap anak. Di Banda Aceh sendiri kabar itu sudah sampai ke polisi. Kemarin, 21 Maret 2017 Polsek Kuta Alam melakukan pendalaman kasus di salah satu SD di Lampineung karena mendapat kabar telah terjadi percobaan penculikan di SD tersebut.
Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan terus waspada terhadap berbagai kemungkinan buruk agar tidak adanya korban. Pihaknya pun mengaku akan menperketat keamanan dengan melakukan patroli saat jam pulang sekolah.
“Kita akan tingkatkan patroli di jam pulang sekolah,” kata dia melalui pesan WA yang diterima portalsatu.com, Selasa 21 Maret 2017.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Polsek Ulee Kareng. Jajaran polisi yang dikomandoi AKP Immarsal ini pun langsung melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dalam rangka menanggapi isu penculikan yang meresahkan masyarakat itu.
“Tadi pagi kita sosialisasi ke MIN Ulee Kareng. Kita imbau kepada wali murid untuk waspada. Kami masih menyelidiki kabar penculikan itu tapi kita tetap harus waspada,” kata dia Rabu 22 Maret 2017.
Sampai saat ini kabar mengenai penculikan terus berhembus. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan terus waspada.[]