TERKINI
NEWS

FPS: Kami Nobatkan Doto Zaini Pahlawan Aceh, Jika…

LHOKSEUMAWE - Forum Pemuda Samudera (FPS) Aceh Utara mengatakan ikut bangga pada seorang Gubernur Aceh yang berani mengunakan UUPA di Aceh, tapi bukan untuk mutasi…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.8K×

LHOKSEUMAWE – Forum Pemuda Samudera (FPS) Aceh Utara mengatakan ikut bangga pada seorang Gubernur Aceh yang berani mengunakan UUPA di Aceh, tapi bukan untuk mutasi pejabat saja. Gubernur, katakanlah Doto Zaini, punya tanggung jawab besar terhadap penyelenggaraan UUPA di Aceh, baik secara sejarah, perjuangan rakyat Aceh, dan martabat Aceh di mata internasional.

Ketua FPS, Misbahuddin Ilyas alias Marcos mengatakan, Aceh secara UUPA dianggap khusus dan legal menjalankan seluruh poin-poin penting yang tercamtum dalam naskah perjanjian damai RI-GAM di Helsinki 2005 lalu.

“Gubernur Aceh juga harus mampu menjalankan banyak poin lainnya yang tercantum dalam UUPA. Jangan gunakan UUPA hanya untuk mutasi pejabat saja, karena banyak poin yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Aceh. Misalnya, Qanun Bendera dan Lambang, Qanun Bagi Hasil Migas, Qanun Batas Aceh yang merujuk 1 Juli 1956, dan Qanun Himne Aceh, karena Aceh bersifat khusus dan berbeda dengan provinsi lain di Indonesia,” kata Marcos.

Sebenarnya, kata dia, rakyat Aceh sudah menaruh harapan besar pada Gubernur Zaini sejak pertama terpilih pada tahun 2012 lalu. Menurut Marcos, jika gubernur membuat sebuah surat edaran dan pergub tentang bendera dan lambang, misalnya, tentu seluruh bupati/wali kota di Aceh akan menyiapkan tiang dan bendera Aceh yang telah disetujui bersama antara gubernur dan DPRA 2013 lalu.

“Kami masyarakat Aceh mampu menjalankan misi mulia ini di pengujung pemerintahannya, karena beliau (Doto Zaini) juga ikut bersumpah dalam perjuangan rakyat Aceh untuk menyejahteraan rakyat Aceh yang menyeluruh dan bermartabat di bawah payung MoU Helsinki. Jika Gubernur Zaini mampu menjalankan semua qanun ini maka kami rakyat Aceh akan menobatkan beliau sebagai pahlawan Aceh dan akan kami tuliskan nama beliau dengan tinta emas agar generasi mendatang bisa mengenangnya di hari-hari pahlawan Aceh nanti,” katanya.

Aceh, kata Marcos, sudah banyak melahirkan generasi pejuang dan pahlawan demi tanah tercinta ini. Namun, untuk kali ini apakah akan ada pejuang yang mampu membebaskan rakyat Aceh dari keterpurukan baik secara ekonomi dan politik yang hampir 75 tahun lamanya.

“Harapan generasi Aceh kepada Gubernur Zaini jangan melupakan ilmu yang telah diberikan oleh Teungku Hasan Tiro yang telah membuka mata rakyat Aceh dan dunia. Semoga Doto Zaini mampu memberi perubahan yang signifikan untuk rakyat Aceh tercinta,” kata Marcos.[](rel)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar