TERKINI
NEWS

Rencana Zaini Abdullah Setelah Tak Jadi Gubernur Lagi

BANDA ACEH - Zaini Abdullah menghela nafas panjang saat ditanya rencana yang akan ditempuh setelah masa jabatan sebagai Gubernur Aceh berakhir. Dia terlihat diam sejenak…

MURDANI ABDULLAH Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 2.2K×

BANDA ACEH – Zaini Abdullah menghela nafas panjang saat ditanya rencana yang akan ditempuh setelah masa jabatan sebagai Gubernur Aceh berakhir. Dia terlihat diam sejenak sebelum akhirnya mengungkapkan keinginannya jika tak lagi menjadi orang nomor satu di Aceh nantinya.

“Aceh ini adalah tanah kelahiran saya,” katanya menjawab pertanyaan wartawan dalam silaturahmi yang dilaksanakan di Warung Kopi Rumoh Aceh, Jeulingke, Banda Aceh, Minggu, 12 Maret 2017.

Dia kemudian menceritakan apa yang telah dilakukan untuk Aceh sejak muda dulu. Zaini bahkan mengaku bersedia meninggalkan profesinya sebagai salah satu dokter di Aceh untuk ikut serta dalam menuntut keadilan bersama Hasan Tiro.

Menurutnya, Aceh yang sering dielu-elukan sebagai daerah modal di Indonesia sama sekali tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat. Bahkan, kata dia, penabalan sebagai daerah modal hanya menjadi lips service Jakarta untuk meninabobokan warga Aceh.

Padahal, Zaini mengungkapkan, banyak hal yang telah diberikan Aceh dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya seperti mengumpulkan uang untuk membeli pesawat yang kemudian menjadi cikal bakal Garuda Indonesia.

“Walaupun saudara tidak kena (tidak ikut menyumbangkan) tetapi nenek saudara kena membeli pesawat terbang. Banyak pahlawan Aceh mati syahid memperjuangkan daerah ini, ingat itu,” kata Zaini.

Hal itu yang kemudian menggerakkan hati Zaini Abdullah untuk ikut serta dalam perjuangan Hasan Tiro.

“Begitu Teungku Hasan Tiro pulang, naik gunung, saya ikut,” ujar Zaini.

Saat itu, dia mengaku menyerahkan hidupnya kepada Allah dengan niat membangun Aceh kembali agar tidak dianaktirikan oleh Indonesia. 

Setelah berbicara panjang lebar mengenai hidupnya di masa konflik, Zaini kemudian mengaku akan tetap menjalani hidup di usia tuanya, di Aceh. “Seperti daun kelapa, kemanapun dibawa angin, jatuh ke pangkalnya, ubho,” kata Zaini.

Di sisi lain, Zaini berharap gubernur terpilih dapat memperbaiki Aceh menjadi lebih baik dari apa yang diperoleh sekarang. Dia juga berharap gubernur terpilih mampu merangkul semua pihak dalam membangun Aceh.

“Namun, anak-anak saya masih di luar negeri, saya akan berkunjung ke sana dan akan kembali lagi ke Aceh,” ujar Zaini.[]

MURDANI ABDULLAH
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar