REDELONG – Anggota Komisi VI DPR Aceh asal Aceh Timur Hj. Fatimah meminta seluruh rumah sakit daerah di Aceh untuk membuka ruang komunikasi terkait kesehatan. Baik dalam hal pelayanan terhadap pasien maupun terkait BPJS agar dapat lebih mudah mendapatkan jalan keluar apabila ada persoalan.
“Peristiwa RSUD Muyang Kute merupakan contoh kongkret apabila tidak ada komunikasi yang intensif. Bahkan secara internal ada masalah di komunikasi,” kata Hj. Fatimah ketika berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute Bener Meriah dalam rangka monitoring dan kepedulian Komisi VI terhadap pelayanan kesehatan di Aceh, Jumat, 10 Maret 2017.
Fatimah mendorong Pemerintah Aceh segera melakukan langkah-langkah cepat membuat sistem yang efisien untuk komunikasi ini. “Jangan tunggu ada masalah baru semua pihak sibuk,” ujarnya.
Untuk itu, kata Fatimah, soal komunikasi berbagai masalah di antara rumah rumah sakit di seluruh kabupaten/kota di Aceh perlu kajian khusus. Setiap kebijakan di kabupaten/kota harus terbuka supaya satu dengan lainnya dapat mengisi kekurangan yang terjadi.[]
NEWS
Anggota DPRA Hj Fatimah: Jangan Tunggu Ada Masalah Baru Sibuk
REDELONG - Anggota Komisi VI DPR Aceh asal Aceh Timur Hj. Fatimah meminta seluruh rumah sakit daerah di Aceh untuk membuka ruang komunikasi terkait kesehatan.…
Baca Juga
News
Aceh Sepakati Pilkada Serentak 2022
29 Juni 2020
Nasional
Falevi Kirani DPRA: Tutup Sementara Perbatasan Aceh!
27 Juni 2020
Nasional