TERKINI
NEWS

Taqiyuddin dan Mapesa Siapkan Materi Pameran Batu Nisan di Museum Aceh

BANDA ACEH - Peneliti sejarah dan kebudayaan Islam Asia Tenggara, Taqiyuddin Muhammad, bersama tim Mapesa (Masyarakat Peduli sejarah Aceh), menyiapkan materi pameran Pameran temporer bertema…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 824×

BANDA ACEH – Peneliti sejarah dan kebudayaan Islam Asia Tenggara, Taqiyuddin Muhammad, bersama tim Mapesa (Masyarakat Peduli sejarah Aceh), menyiapkan materi pameran Pameran temporer bertema ''Batu Nisan Aceh – Dan Sumbangannya Bagi Pengetahuan Sejarah Kebudayaan dan Peradaban Islam di Asia Tenggara”, yang akan dilaksanakan pada awal Mei 2017 di Museum Aceh,

Penentuan persiapan materi tersebut disepakati dalam pertemuan di Museum Aceh, 28 Februari 2017. Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari rapat pameran artefak nisan Aceh di Museum Tsunami Aceh pada Rabu 4 Januari 2017, Senin 6 Februari 2017, dan Sabtu 18 Februari 2017 lalu.

Dalam rapat ini ditentukan, Taqiyuddin dan Mapesa menyiapkan materi pameran selama dua puluh hari, untuk kemudian dimusyawarahkan bersama di Museum Aceh sebelum dijadikan buklet, spanduk, baliho, dan selebaran lainnya

Pengurus Museum Aceh, Almuniza Kamal, mengatakan, pameran yang akan dilangsungkan pada awal Mai 2017 selama 6 hari tersebut juga bekerjasama dengan BPCB (Badan Pelestarian Cagar Budaya).

“Pameran ini akan dihadiri oleh dirjen kepurbakalaan di kementrian kebudayaan RI. Kita ingin pameran ini dibuka oleh Gubernur Aceh,” kata Almuniza.

Ia mengatakan, batu nisan yang akan dipamerkan nantinya adalah warisan Kesultanan Lamuri, Samudra Pasai, dan Aceh Darussalam. 

“Tempat pameran yanga dipakai di ruang pameran temporer Museum Aceh, halaman Museum Aceh, dan kompleks Makam Sultan Mansur Syah dan Makam Sultan Iskandar Muda,” katanya.

Rapat teknis dan persiapan materi pameran ini dihadiri Taqiyuddin Muhammad, Mizuar Ketua Mapesa, Afrizal, Thayeb Loh Angen, Safar CISAH, Irfan M Nur, Maimun, Jamaluddin (Lodins LA), dan pengurus Museum Aceh sebagai panitia.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar