TERKINI
NEWS

Tanggul Irigasi Sudah Lima Tahun Roboh, Ini Harapan Warga

LHOKSUKON - Sepanjang 300 meter tanggul irigasi yang rusak di Gampong Meuria, KM IV, Kemukiman Lhoksukon Teungoh, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, hingga kini belum diperbaiki.…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 657×

LHOKSUKON – Sepanjang 300 meter tanggul irigasi yang rusak di Gampong Meuria, KM IV, Kemukiman Lhoksukon Teungoh, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, hingga kini belum diperbaiki. Meski sudah pernah direhabilitasi, tetapi tanggul kembali runtuh karena pekerjaan dinilai tidak maksimal.

“Runtuhnya tanggul sudah terlalu dalam. Kerusakan tanggul sudah terjadi sejak lima tahun dan pernah direhab, tapi kemungkinan pekerjaannya tidak maksimal, maka runtuh lagi,” kata Abu Bakar, 63 tahun, warga Gampong Meuria, kepada portalsatu.com, Kamis 29 Desember 2016.

Abu Bakar menyebut persoalan itu sudah berulangkali disampaikan ke Dinas Pengairan Aceh Utara, tapi alasannya tidak ada dana.

“Kami sudah sampaikan ke dinas, tapi katanya tidak ada dana. Padahal pihak dinas sudah beberapa kali meninjau langsung kondisi irigasi tersebut,” ujar Ketua Tuha Peut Gampong Meuria, Usman.

Usman menambahkan, luas sawah di Gampong Meuria mencapai 17 hektare. “Tanggul irigasi yang rusak ini merupakan terusan dari Kecamatan Langkahan yang mengairi Kecamatan Baktiya Barat, Lhoksukon, hingga Tanah Pasir. Kami harap pemerintah segera melakukan perbaikan,” pungkasnya.[]

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar