Gempa yang menimpa seluruh kawasan Pidie Jaya baru-baru ini meninggalkan banyak luka. Selain puluhan mesjid dan meunasah yang rusak, juga ribuan rumah dan toko yang hancur dan retak. Tidak kurang dari 100 orang yang tertimbun dan meninggal dunia, ratusan lainnya luka-luka.
Adanya gempa susulan dan keadaan tempat tinggal yang tidak layak lagi, menyebabkan ribuan masyarakat mengungsi dan pindah ke tenda-tenda untuk keselamatan.
Alhamdulillah berbagai bantuan telah datang dan Presiden Jokowi telah mengunjungi Pidie Jaya dua kali. Beliau berjanji akan membantu membangun kembali semua bangunan yang rusak ditimpa bencana. Semoga bisa disalurkan dengan cara-cara yang baik, transparan dan kembali membangkitkan Pidie Jaya dari kerusakan yang terjadi.
Selain rehabilitasi bangunan, masyarakat yang trauma pun perlu mendapat perhatian. Masyarakat yang sedang trauma perlu dibimbing untuk bisa sabar dan bertahan dalam segala keadaan.
Oleh karena itu, rombongan Majelis Zikir Kota Langsa (MAZKA) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Timur Tengah (IKaT) Aceh melakukan zikir bersama masyarakat korban gempa di kemukiman Jiem-jiem, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.