TERKINI
FEATURE

Zikir Bersama MAZKA dengan Korban Gempa di Jiem-jiem Pidie Jaya

Gempa yang menimpa seluruh kawasan Pidie Jaya baru-baru ini meninggalkan banyak luka. Selain puluhan mesjid dan meunasah yang rusak, juga ribuan rumah dan toko yang…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

Gempa yang menimpa seluruh kawasan Pidie Jaya baru-baru ini meninggalkan banyak luka. Selain puluhan mesjid dan meunasah yang rusak, juga ribuan rumah dan toko yang hancur dan retak. Tidak kurang dari 100 orang yang tertimbun dan meninggal dunia, ratusan lainnya luka-luka.

Adanya gempa susulan dan keadaan tempat tinggal yang tidak layak lagi, menyebabkan ribuan masyarakat mengungsi dan pindah ke tenda-tenda untuk keselamatan.

Alhamdulillah berbagai bantuan telah datang dan Presiden Jokowi telah mengunjungi Pidie Jaya dua kali. Beliau berjanji akan membantu membangun kembali semua bangunan yang rusak ditimpa bencana. Semoga bisa disalurkan dengan cara-cara yang baik, transparan dan kembali membangkitkan Pidie Jaya dari kerusakan yang terjadi.

Selain rehabilitasi bangunan, masyarakat yang trauma pun perlu mendapat perhatian. Masyarakat yang sedang trauma perlu dibimbing untuk bisa sabar dan bertahan dalam segala keadaan.

Oleh karena itu, rombongan Majelis Zikir Kota Langsa (MAZKA) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Timur Tengah (IKaT) Aceh melakukan zikir bersama masyarakat korban gempa di kemukiman Jiem-jiem, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

Rombongan MAZKA terdiri dari berbagai unsur masyarakat, juga dihadiri oleh ketua Himpunan Ulama Dayah (HUDA) kota Langsa.

Masyarakat Jiem-jiem dan masyarakat Abah Lueng beramai-ramai menghadiri zikir yang juga disertai dengan penyerahan bantuan kepada korban gempa dan anak yatim yang dilakukan Tengku Abdul Razaq, Ketua MAZKA.

“Masyarakat banyak yang trauma dengan berbagai musibah, apalagi masyarakat Jiem-jiem. Dari masa konflik sampai sekarang, masyarakat selalu dalam derita, ditambah lagi dengan gempa yang baru-baru terjadi. Karena itulah MAZKA mengajak masyarakat untuk berzikir. Insya Allah segala trauma akan bisa disembuhkan dengan zikir. Kita yakin, zikir adalah trauma healing yang paling tepat,” kata disampaikan Tengku Abdul Razaq, ketua MAZKA.

Malam tadi, Senin, 26 Desember 2016 zikir bersama juga berlangsung di Mesjid Jami' Quba di Pangwa.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar