TERKINI
TAK BERKATEGORI

Pertanyakan Dana Otsus, Mahasiswa Bersitegang dengan Anggota DPRA

BANDA ACEH - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Otsus (GMPO) mendatangi gedung DPRA untuk mempertanyakan penggunaan dana otonomi khusus di Aceh. Awalnya…

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 918×

BANDA ACEH – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Otsus (GMPO) mendatangi gedung DPRA untuk mempertanyakan penggunaan dana otonomi khusus di Aceh.

Awalnya aksi yang dilaksanakan pada 6 Desember 2016 itu berjalan lancar. Namun, saat mahasiswa meminta DPRA menerima tuntutannya, suasana menjadi panas. Sempat terjadi adu mulut antara peserta aksi dan anggota DPRA yang menemui massa itu.

“Kami sudah terima tuntutan saudara tapi saya tak bisa tanda tangan di sini karena hal ini harus dibawa ke rapat,” ucap Abdurrahman, anggota DPRA yang menemui demostran.

Tak terima, mahasiswa terus menuntut agar tuntutannya diterima oleh DPRA dan ditandatangani. “Tuntutan kami tidak ada yang merugikan, kalau tidak mau terima berarti ada yang tidak beres,” kata Akmal, salah seorang peserta aksi.

Selain Abdurrahman, anggota DPR Aceh lainnya yang menemui massa adalah Mariati. Namun, senada dengan koleganya, Mariati juga dengan tegas menolak menandatangani tuntutan GMPO.

“Tuntutan saudara kami terima tapi belum tentu kami setujui,” kata Mariati.

Mahasiswa terus mendesak sehingga keadaan menjadi panas dan tegang. Sempat terjadi saling cekcok mulut antara anggota parlemen dan mahasiswa peserta demo. Akhirnya anggota DPRA yang hadir saat itu, hanya mengambil tuntutan mahasiswa dan tidak menandatanganinya.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar