LHOKSUKON – Masyarakat Gampong Tunong Pineung, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mengeluhkan retaknya badan jalan di beberapa titik dalam gampong setempat. Padahal proyek jalan sumber dana Otsus Rp2,2 miliar lebih itu baru sepekan lalu selesai diaspal.
Saifuddin, 40 tahun, warga Tanjong Pineung, kepada portalsatu.com, Senin, 21 November 2016 menyebutkan, pembangunan jalan itu terkesan tidak maksimal meski dananya tidaklah sedikit. Masyarakat berharap geuchik tidak menerima jalan itu karena dinilai kualitasnya kurang bagus dan sudah retak.
Menurut Saifuddin, berdasarkan papan nama proyek, jalan itu dikerjakan sebuah perusahaan rekanan dengan nomor kontrak 33-AC/BANG/BM/APBA/2016. Namun tidak tertera berapa volume pengerjaan, sehingga tidak diketahui berapa panjang jalan yang diaspal.