LHOKSUKON - Polsek Matangkuli akan merazia tas siswa SMA sederajat di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Razia dadakan itu dilakukan guna mencegah peredaran narkoba dan pergaulan…
LHOKSUKON – Polsek Matangkuli akan merazia tas siswa SMA sederajat di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Razia dadakan itu dilakukan guna mencegah peredaran narkoba dan pergaulan bebas akibat dampak video atau foto porno.
Hal itu disampaikan Kapolsek Matangkuli AKP Samsul Bahri saat menjadi inspektur upacara di MAN Matangkuli, Senin, 17 Oktober 2016. Upacara bendera itu diikuti seluruh dewan guru dan siswa setempat.
“Di wilayah hukum Polsek Matangkuli masih ditemukan siswa yang bolos dan berkeliaran pada jam pelajaran. Selama ini jika tertangkap, siswa yang bolos itu dibawa ke Polsek untuk pembinaan. Setelah itu diserahkan ke pihak sekolah yang bersangkutan,” ujarnya.
Namun demikian, AKP Samsul Bahri memberi apresiasi kepada siswa MAN Matangkuli yang selama ini tidak pernah kedapatan membolos di jam sekolah.
Ditambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan merazia tas dan handphone siswa SMA sederajat di Matangkuli. Namun terkait waktu dan lokasi tidak ditentukan karena akan dilakukan secara tiba-tiba. Hal itu guna mencegah peredaran narkoba dan pergaulan bebas.
“Ujian Nasional (UN) sudah di depan mata, saya harap para siswa kelas III dapat mengurangi waktu bermain dan benar-benar menggunakan waktu luangnya untuk belajar. Sehingga dapat lulus dengan nilai terbaik,” ucap Kapolsek.
Bagi siswa yang memiliki cita-cita menjadi anggota Polri, dapat mempersiapkan fisiknya mulai dari sekarang. “Fisik yang kuat merupakan modal utama menjadi anggota Polri. Jika berminat, maka daftarkan diri ke Polsek Matangkuli agar diberikan pembinaan untuk menghadapi seleksi calon Bintara Polri,” katanya.[]