TAKENGON – Nurma, 50 tahun, istri tua Mansyur Ismail, dilaporkan meninggal dunia di ICU BLUD RSU Datu Beru Takengon, Jumat, 23 September 2016 sekitar pukul 06.15 WIB.
Nurma merupakan salah satu penumpang yang menjadi korban dalam kasus pelemparan granat mobil Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah. Korban adalah warga Kampung Tingkem Kecamatan Bukit, Bener Meriah, yang sempat dirawat selama beberapa hari karena dalam kondisi kritis.
Sebelumnya, dua anak kandung korban juga tewas dalam aksi kekerasan yang diduga bermotif sakit hati istri muda Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah, Mansyur Ismail. Dalam kasus itu, tiga penumpang juga dilaporkan menderita luka ringan.
“Jenazah (Nurma) sudah dibawa pulang oleh keluarga,” kata Direktur BLUD RSU Datu Beru Takengon, dr Hardi Yanis SpPD kepada portalsatu.com melalui selulernya, Jumat, 23 September 2016.
Hardi mengatakan kondisi Nurma sempat membaik. Pihak medis pun sudah menjadwalkan operasi untuk pengangkatan serpihan granat di tubuh Nurma. Namun operasi urung dilakukan karena harus menunggu kondisi kesehatan korban stabil.