LHOKSEUMAWE – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe, Nasruddin, menilai Pemko Lhokseumawe gagal mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, hingga September 2016 jumlah penderita penyakit ini di Lhokseumawe masih cukup tinggi.
Pemerintah Lhokseumawe jangan lalai dengan catur politik padahal masih begitu banyak hal yang harus dikerjakan dalam konteks sosial. Misalkan kasus DBD hingga saat ini telah mencapai 320 kasus dan dua di antaranya meninggal dunia. Ini merupakan bentuk kelalaian pemerintah setempat dalam menjaga lingkungan masyarakat, kata Nasruddin kepada portalsatu.com, Rabu, 14 September 2016.
Nasruddin menambahkan, legislatif yang berfungsi sebagai pengawas wajib menegur jika ada dinas (eksekutif) yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi terkait dengan kasus kesehatan seperti itu.