BANDA ACEH - Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Hasanuddin mengimbau kepada pengguna jasa kendaraan umum terutama armada bus untuk hati-hati atau lebih waspada. Karena, kata dia,…
BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Hasanuddin mengimbau kepada pengguna jasa kendaraan umum terutama armada bus untuk hati-hati atau lebih waspada. Karena, kata dia, dalam kendaraan umum tersebut berpotensi terjadi tindak kriminal yang sulit diprediksi.
“Pengguna kendaraan umum harus hati-hati terhadap berbagai kemungkinan tindak kejahatan,” ucap Hasanuddin saat dihubungi portalsatu.com, Senin, 5 September 2016.
Hasanuddin mengatakan, Dishub tidak menangani persoalan kehilangan barang penumpang angkutan umum, karena hal tersebut menjadi tanggung jawab pengguna jasa transportasi secara pribadi.
“Apalagi bawa istri yang cantik atau anak gadis, itu harus hati-hati,” ucap Hasanuddin.
Seperti diketahui, armada transportasi darat di Aceh semakin menampakkan perkembangannya. Berbagai jenis bus mewah menghiasi terminal di Aceh dan melayani trayek Banda Aceh-Medan maupun sebaliknya. Akan tetapi transportasi ini masih rawan terjadi tindak kriminal seperti pencurian.
Jika transportasi darat tanpa standar keamanan, masyarakat sebagai pengguna jasa akan merasa tak nyaman selama perjalanan, terutama malam hari.[]