BANDA ACEH - Mengoptimalkan fungsi promotif dan preventif, BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang dipimpin Iriana Jokowi, Kementerian Kesehatan…
BANDA ACEH – Mengoptimalkan fungsi promotif dan preventif, BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang dipimpin Iriana Jokowi, Kementerian Kesehatan dan BKKBN mengadakan Pencanangan Gerakan Promotif Preventif dengan Pemeriksaan IVA dan Papsmear yang dilaksanakan serentak di Indonesia hari ini Jumat, 29 Juli 2016.
Kegiatan ini dilaksanakan di 1.558 titik pelayakan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Papsmear. Total target peserta 27.000 untuk pemeriksaan IVA dan 10.275 untuk pemeriksaan papsmear.
Khusus untuk Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar, Kota Banda Aceh dan Sabang, target jumlah peserta yang menjalani pemeriksaan IVA sejumlah 85 orang dan papsmear sejumlah 100 orang.
Kegiatan tersebut juga tercatat dalam Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Penyelenggaraan Program Pemeriksaan IVA dan Papsmear Terbanyak serentak di Indonesia.
Di Banda Aceh, kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik salah satunya di Bidokkes Polda Aceh dan turut dihadiri istri Kapolda Aceh, Fauziah Husein. Sementara di Pidie acara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pidie M. Iriawan.
Melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, Fauziah Husein mengatakan, sangat mendukung program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.
Diharapkan pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan dan saya sangat mendukung kegiatan pemeriksaan IVA dan papsmear gratis ini serta tentunya sangat senang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan karena sekarang berobat sudah gratis dengan program JKN-KIS, ujarnya.
Adapun kegiatan pemeriksaan IVA dan Papsmear ini dilaksanakan untuk mengetahui ataupun mendeteksi adanya kanker leher rahim/kanker mulut rahim. Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita dan juga penyebab kematian nomor satu dari jenis kanker yang menyerang wanita. Kanker serviks sebetulnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Caranya dengan melakukan deteksi dini dan pemberian vaksinasi.[](ihn)