TERKINI
TRAVEL

Aceh Ingin Berjaya? Ini Kuncinya

SIMPANG KRAMAT - Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, Dr. H. Hafifuddin mengatakan, pendidikan sebuah tolok ukur berkembangnya suatu peradaban. Jika Aceh ingin…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 963×

SIMPANG KRAMAT – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, Dr. H. Hafifuddin mengatakan, pendidikan sebuah tolok ukur berkembangnya suatu peradaban. Jika Aceh ingin berjaya, pendidikan menjadi kunci dalam meraih hal tersebut.

“Ilmu adalah lentera, jika Aceh ingin terang dengan kejayaan dan kesejahteraan didiklah anak-anak dengan baik. Pastikan mereka mengenyam pendidikan umum, terlebih lagi ilmu agama,” kata Hafifuddin saat menyampaikan tausiah di Meunasah Dayah, Simpang Kramat, Aceh Utara, Jumat, 10 Juni 2016, malam.

Hafifuddin menyebut generasi yang unggul adalah mereka yang terus berada dalam majelis ilmu pendidikan. Karena itu, sudah kewajiban pemerintah menyediakan dan meningkatkan mutu pendidikan, terutama dayah-dayah yang ada di Aceh Utara.

Selain itu, Hafifuddin melanjutkan, peran orang tua untuk memprioritaskan pendidikan bagi anak-anak mereka. Sebab, motivitasi yang dibberikan orang tua akan menambah minat belajar bagi anak-anak.

“Pendidikan kita terus membaik, apalagi selama ini ada peran besar pemerintah yang sangat condong menggerakkan sektor pendidikan meski dalam segala keterbatasan. Kita berharap semakin banyak lahir ulama dan intelektual muslim dari proses pendidikan,” ujarnya.

Hafifuddin menjelaskan, jika momentum Ramadan tahun ini untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah juga harus  menjadi momentum untuk menuntut sebanyak mungkin ilmu terutama ilmu agama.

“Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan  kepada Allah swt., gunakan waktu dalam Ramadan untuk berada di majelis ilmu agar ibadah kita sempurna karena dilandasi ilmu,” ujar Hafifuddin.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar