TERKINI
BAHASA

Si Uroe Dua Go Leuhô

Bagai air di daun talas. Begitulah peribahasa yang cocok untuk seseorang yang tidak berpendirian tetap atau berubah-ubah. Daun talas (ôn eumpeuk) dan air digunakan sebagai…

M FAJARLI IQBAL Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.3K×

Bagai air di daun talas. Begitulah peribahasa yang cocok untuk seseorang yang tidak berpendirian tetap atau berubah-ubah.

Daun talas (ôn eumpeuk) dan air digunakan sebagai perumpamaan sebab sifat keduanya. Air tidak dapat menyatu dengan daun talas karena pada daun talas terdapat lapisan kutikula yang terdiri dari kutin (suatu kombinasi asam lemak dengan 16 karbon dan 18 karbon). Karena sifatnya yang tidak menyatu itu, air dapat berpindah-pindah dalam daun talas ketika daun tersebut digerakkan.

Peribahasa yang disebutkan di atas adalah salah satu cara penuturnya mengibaratkan sifat seseorang dengan suatu benda atau hewan. Dengan kata lain, masing-masing bahasa memiliki peribahasa khusus untuk mengibaratkan sifat-sifat tersebut. Sebuah bahasa cenderung tidak mengadopsi secara mentah suatu peribahasa dari bahasa lain.

Hampir sama dengan bagai air di daun talas, bahasa Aceh juga punya ungkapan khusus untuk orang-orang yang tidak berpendirian tetap, yaitu si uroe dua go leuhô (sehari dua kali zuhur).

Zuhur sejatinya hanya sekali. Bila telah dua kali dilakukan, orang itu berarti ragu dengan zuhur pertama yang ia lakukan. Fenomena ini dilekatkan pada sifat orang yang tidak tetap pendirian. Suatu ketika berkata begini, tapi di waktu lain berkata lain lagi.

Plin plan atau tidak tetap pendirian adalah pantangan bagi orang Aceh. Pantangan ini tergambar dengan jelas dalam hadihmaja, seperti meunyoe kreuh beu butôi kreuh, beu lagèe kayèe jeut keu tamèh rumoh, meunyoe leumoh beu butôi leumoh, beu lagèe talo peuikat bubông rumoh. Ketegasan untuk tidak bersikap plin plan juga tergambar dalam hadihmaja berikut: singèt bèk, rô bah beu abèh atau daripada crah, leubèh got beukah.[]

M FAJARLI IQBAL
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar