TERKINI
OTOMOTIF

Website Pemko Lhokseumawe Asal-asalan?

LHOKSEUMAWE – Website (situs web) Pemerintah Kota Lhokseumawe terkesan dikelola “asal jadi” alias “asal-asalan”. Pasalnya, rubrik/kategori/kanal/navigasi utama (headline) dalam bentuk “slide” tidak di-update sejak tahun…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 4 menit
SUDAH DIBACA 1.8K×

LHOKSEUMAWE – Website (situs web) Pemerintah Kota Lhokseumawe terkesan dikelola “asal jadi” alias “asal-asalan”. Pasalnya, rubrik/kategori/kanal/navigasi utama (headline) dalam bentuk “slide” tidak di-update sejak tahun 2014. Selain itu, data yang dipublikasikan dalam sejumlah kanal terkesan “alakadar”, bahkan ada yang tidak akurat.

Pantauan portalsatu.com, Senin, 9 Mei 2016, pagi tadi, kanal headline situs web Pemko Lhokseumawe (www.lhokseumawekota.go.id) berisi enam gambar lengkap dengan keterangannya dalam bentuk “slide”. Lima gambar di antaranya bertanggal 1 Februari 2014, dan satu lainnya 1 Februari 2013.

Kondisi situs web yang tidak ter-update itu membuat para pembaca kecewa, sekaligus melayangkan “protes”. Hal itu dapat dilihat dari sejumlah komentar pada kanal “Pesan Singkat”.

“web KOta Lhokseumawe ko gak update ya….? Mau baca berita dah basi. tampilannya gak update juga..bosan tauu. bagian Humasnya kreatif and inovatif dikit napa,” tulis Ferdian.

“Apa ini media gak jelas. berita tidak pernah update. kejadian hari ini..miinggu depan baru keliatan. apa tidak ada tenaga yang mampu ngisi berita ya???”

Ada pula yang menulis, “Ini website kenapa headlinenya gk pernah update, dan transparasi 2014 belum pernah di update, lama banget ya editnya?”

Pada subkanal “Potensi Daerah” dalam kanal “Selayang Pandang” hanya berisi sebuah kalimat dan beberapa kata saja: “Kota Lhokseumawe memiliki sumber daya alam yang sangat besar, beberapa diantaranya adalah: Pertanian. Kelautan dan Perikanan, Pariwisata, Minyak dan Gas Alam”. (Lihat: Potensi Daerah)

Data tentang biodata Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya pada kanal “Pemerintahan” juga sangat singkat. Anehnya lagi di sana tertulis, “Tanggal pelantikan: 8 Mei 2012”. Padahal, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya dilantik pada 5 Juli 2012. (Lihat: Pimpinan Daerah/Walikota)

Sementara kanal “Transparansi” hanya berisi data 2013, yaitu “Rekapitulasi kendaraan 2013”, dan “daftar mutasi barang (KIB) tanah”. Sedangkan kanal “Kegiatan” hanya berisi agenda tahun 2014: “Pameran Dekranas Kab/kota seluruh Aceh tanggal 2 – 4 November 2014”, “Pameran Pembangunan dalam Rangka HUT Kota Lhokseumawe tanggal 2 – 9 November 2014”, dan  “Pameran Pendidikan tanggal 2 – 9 November 2014”. Lalu, agenda 2015: “Visit Lhokseumawe Year 2015”, “Lomba Perahu Tradisional kab/kota se- Aceh”, “Festival Gelayang Tunang”, dan “Pameran Pembangunan 2015”. (Lihat: Agenda)

Kepala Bagian Humas Sekretariat Kota Lhokseumawe Muslem alias Bombay belum masuk kantor saat portalsatu.com datang ke ruangan Bagian Humas itu sekitar pukul 09.10 WIB tadi. Kepala Subbagian Dokumentasi dan Publikasi Bagian Humas, Darwati juga tidak ada di ruangannya. “Pak Muslem belum masuk, Ibu Dar sudah ke luar,” kata seorang staf Bagian Humas dibenarkan sejumlah pegawai lainnya.

A.I.C. Nasution, staf Bagian Humas yang biasanya meng-upload berita dan gambar kegiatan Pemko Lhokseumawe di website Pemko Lhokseumawe, mengaku tidak bisa meng-update kanal headline (HL). Ia malah balik bertanya kepada portalsatu.com, bagaimana cara meng-update kanal “HL” itu.

“Itu gimana caranya. Saya juga bingung, saya mau ganti slide ini, tapi nggak bisa. Katanya harus ke Dishub (Dinas Perhubungan), ditangani sama Bang Fahmi (pegawai Dishub yang sebelumnya staf Bagian Humas). Saya mau update ini, cuma itu kendalanya,” ujar A.I.C. Nasution atau Ade kepada portalsatu.com.

Tumpang tindih

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Kota Lhokseumawe Miswar ditemui portalsatu.com di teras Kantor Wali Kota itu sekitar pukul 09.25 WIB tadi, mengatakan, website yang dikelola Bagian Humas sudah diambil alih oleh Dinas Perhubungan sejak 2014.

“Jadi, apa istilahnya, PPID, Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID), ka dicok bak Dinas Perhubungan. Jadi, yang kelola selama ini Dinas Perhubungan,” ujar Miswar yang merupakan mantan Kabag Humas.

Bukankah seharusnya setiap informasi termasuk pengelolaan website Pemko Lhokseumawe melalui Bagian Humas? “Ya, seharusnya satu corong. Tapi karena mungkin ada tumpang tindih, itu yang jadi kendala, kemungkinan besar,” kata Miswar.

Disinggung kapan Wali Kota/Wakil Wali Kota Lhokseumawe periode 2012-2017 dilantik, sebab pada website itu tertulis, “8 Mei 2012”, Miswar mengatakan, “2012, tanggalnya saya tidak ingat”.

Miswar mengaku kurang mengetahui soal anggaran untuk pengelolaan dan pemeliharaan website Pemko Lhokseumawe. Namun, ia mengaku website Pemko Lhokseumawe itu pertama kali dibuat saat dirinya menjabat Kabag Humas.

Ketika melihat isi kanal “HL” di website Pemko Lhokseumawe melalui smartphone-nya, Miswar mengatakan, “O… Nyoe ata awai bandum”.

Ditanya apakah dirinya sebagai Asisten III yang membawahi Bagian Humas tidak melakukan evaluasi, Miswar menyatakan, “Insyaallah, akan kita evaluasi”.[] (idg)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar