TERKINI
EKBIS

2015, PAD Subulussalam Capai 36 Miliar Rupiah

SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti, SH, mengatakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipimpinnya mencapai 79,38 persen atau Rp 36 miliar lebih. Sementara…

RAZIE SABANG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti, SH, mengatakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipimpinnya mencapai 79,38 persen atau Rp 36 miliar lebih. Sementara target yang ingin dicapai adalah Rp 45,9 miliar.

Hal tersebut dipaparkan Merah Sakti dalam Laporan Pertanggungjawaban Pemko Subulussalam tahun anggaran 2015 pada sidang paripurna yang berlangsung di DPRK setempat, Senin, 18 April 2016.

Sementara Dana Perimbangan Kota Subulussalam yang berhasil terealisasi adalah sebesar Rp 454 juta lebih dari target Rp 478 juta.

“Pendapatan daerah yang sah tahun 2015 direncanakan sebesar Rp 173.565.056.630,31,- dan telah direalisasikan sebesar Rp 166.694.837.305,42,- atau 96,04 persen,” katanya.

Merah Sakti mengatakan salah satu tugas dan wewenang kepala daerah adalah memberikan laporan penyelenggaraan pemerintah kabupaten/kota kepada DPRK. Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) kepada pemerintah, LKPJ kepada DPRK dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (ILPPD) kepada masyarakat. 

“Alhamdulillah kami telah dapat memenuhi amanat ketentuan tersebut,” ujar Merah Sakti.

Dia mengatakan LKPJ akhir tahun anggaran sebenarnya tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk melihat realisasi anggaran secara spesifik. 

“Laporan Keuangan akan disampaikan kepada DPRK setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan,” ujarnya.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRK Subulussalam, Hariansyah, yang dihadiri oleh seluruh kepala SKPK. 

Merah Sakti menyebutkan program dan kegiatan yang dilaksanakan SKPK Tahun 2015 telah mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Subulussalam. Jika dibandingkan dengan tahun 2013, IPM Kota Subulussalam menempati angka 70,06 persen. Sementara 2014 menjadi 71,22 persen dan tahun 2015 meningkat menjadi 71,42 persen.

Merah Sakti juga mengklaim telah mampu menurunkan angka kemiskinan di masing-masing kecamatan, di Kota Subulussalam.[](bna)

RAZIE SABANG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar