TERKINI
BAHASA

Bagaimanakah Cara Membedakan Singkatan Doktor dan Dokter?

Penulisan singkatan gelar akademik untuk doktor dan dokter hingga saat ini masih cukup bervariasi. Sebagian orang ada yang menyingkat doktor dengan DR. dan dokter dengan…

M FAJARLI IQBAL Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 237.7K×

Penulisan singkatan gelar akademik untuk doktor dan dokter hingga saat ini masih cukup bervariasi. Sebagian orang ada yang menyingkat doktor dengan DR. dan dokter dengan Dr., sementara orang yang lain menyingkatnya dengan Dr. untuk doktor dan dr. untuk dokter.

Dari berbagai variasi itu, penulisan singkatan yang benar atau sesuai dengan kaidah ialah Dr. untuk doktor dan dr. untuk dokter. Dengan demikian, jika para pemakai bahasa telah menggunakan singkatan itu secara konsisten sesuai dengan kaidah, tentu dengan mudah kita dapat membedakan bentuk lengkap dari singkatan tersebut.

Ini dapat dilihat dalam kalimat seperti (1) Kemarin Dr. Umar Kayam baru pulang dari negeri Belanda; atau juga seperti kalimat berikut, (2) Menurut rencana, ia akan berkonsultasi dengan dr. Sadoso.

Singkatan Dr. pada kalimat (1) tersebut digunakan untuk kata doktor,yaitu gelar akademik yang diperoleh seseorang setelah menyelesaikan pendidikan strata tiga (S3); sedangkan dr. pada kalimat (2) digunakan untuk menyatakan gelar dokter,yaitu gelar akademik yang diperoleh setelah seseorang menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) dalam bidang kesehatan.

Jadi, doktor disingkat dengan D kapital dan r kecil menjadi Dr., sedangkan dokter disingkat dengan d kecil dan r kecil menjadi dr. Dalam pemakaiannya, masing-masing singkatan gelar itu diikuti tanda titik.

Apabila ditulis pada awal  kalimat, gelar dokter sebaiknya tidak disingkat atau sedapat mungkin kalimat itu diubah strukturnya agar singkatan dr. tidak terdapat pada awal kalimat. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerancuan dengan singkatan Dr. (doktor) karena bila terletak di awal kalimat, tentu huruf pertama singkatan itu ditulis dengan huruf kapital. Maka, kalimat seperti Dr. Sadoso juga hadir dalam seminar itu, perlu dihindari. Jika yang dimaksud dengan singkatan Dr. pada kalimat tersebut adalah dokter (bukan doktor), kalimat itu seharusnya ditulis Dokter Sadoso juga hadir dalam seminar itu, atau Dalam seminar itu dr. Sadoso juga hadir.

Sejalan dengan singkatan dokter (umum), yaitu dengan d kecil dan r kecil, dokter hewan dan dokter gigi pun disingkat dengan cara yang sama, drh. (dokter hewan), dan drg. (dokter gigi).[]

Sumber: Tanya Jawab Ejaan Bahasa Indonesia, oleh Mustakim, 1992.

M FAJARLI IQBAL
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar