LHOKSUKON - Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menyebutkan areal persawahan di kabupaten ini yang sangat luas diharapkan dapat melampaui surplus beras dan swasembada pangan ke depan. …
LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menyebutkan areal persawahan di kabupaten ini yang sangat luas diharapkan dapat melampaui surplus beras dan swasembada pangan ke depan. Hal ini disampaikan bupati melalui Sekretaris Daerah, Isa Anshari dalam sambutannya pada penanaman padi secara serentak di Desa Paya Tengoh, Kecamatan Simpang Keramat, Senin, 7 Desember 2015.
Menurut Isa Anshari, kegiatan yang dicanangkan pemerintah pusat ini merupakan salah satu upaya dalam rangka intensifikasi pertanian. Dengan adanya penanaman serentak, ke depan akan dapat meminimalisir gangguan hama, serta dilakukan dengan penyuluhan secara konkrit dan terpadu oleh para petugas lapangan.
“Pemerintah Aceh Utara juga terus mengupayakan perbaikan sarana dan prasarana pertanian, mulai dari infrastruktur irigasi, jalan usaha tani, hingga pengadaan Alsintan yang dibutuhkan para petani,” ujar Isa Ansari.
Isa menambahkan, menurut data Dinas Pertanian setempat realisasi luas tanam dan produksi padi di Aceh Utara terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014 realisasi tanam padi mencapai 72.000 hektar dengan produksi sekitar 5,3 ton per hektar.
Sedangkan pada tahun 2015, realisasi luas tanam hingga bulan November sudah mencapai 74.000 hektar, dengan target produksi sekitar 370.000 ton yang merupakan sumbangan produksi untuk Aceh sebesar 2,7 juta ton. Target luas tanam untuk tahun 2016 seluruh wilayah Aceh Utara di atas 72.000 hektar, kata Isa Ansari.
Kepada petani diharapkan untuk bisa mengasuransikan usaha tanaman padi pada musim tanam kali ini. “Dengan adanya program pemerintah untuk memberikan asuransi kepada para petani, maka ke depan tidak perlu khawatir jika terjadi gagal panen, karena kerugian akan ditanggung oleh perusahaan asuransi,” ujarnya.[]