Saat di diagnosa ternyata ada penyakit jantung bawaan dari sang bayi tersebut.
LHOKSEUMAWE – Nuraina, balita penderita bocor jantung asal Gampong Matang Puntong, Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umun Zainal Abidin, Banda Aceh, Senin, 26 Oktober 2015 sore. Sebelumnya balita 1,6 tahun ini sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Buket Rata, Lhokseumawe selama 15 hari.
Maimunah, 20 tahun, berterima kasih kepada Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh yang telah membantu merujuk anaknya ke Banda Aceh.
“Alhamdulillah kondisi tubuhnya berangsur baik. Namun dengan kondisinya seperti itu, pihak rumah sakit memberikan rujukan untuk dibawa ke RS Zainal Abidin, sebab di sana fasilitasnya sudah lengkap,” katanya.
Sementara itu, dr. Mauliza, Spa mengatakan awalnya Nuraina mengalami sesak nafas, batuk, demam, dan berat badannya menurun. Saat di diagnosa ternyata ada penyakit jantung bawaan dari sang bayi tersebut.
Dia mengatakan Nuraina pernah dirawat di RS Zainal Abidin, Banda Aceh beberapa waktu lalu. Namun kondisi bocah ini kembali memburuk karena keluarganya tidak teratur mengobati balita tersebut.
Sekitar 15 hari dirawat di sini. Melihat kondisinya sudah berangsur baik maka kita akan rujuk kembali ke Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh. Di sana, kita nantinya rujuk ke bagian kardiologi agar kondisinya lebih baik lagi sebab jika di sini dokter spesialis kardiologi dan alat-alatnya belum ada, kata dr. Mauliza.[](bna)