PILKADA 2017 tidaklah terlalu lama lagi. Sejak sekarang suhunya mulai terasa. Di media sosial isu ini amat hangat. Sejumlah tokoh menyatakan akan maju. Terakhir Gubernur Doto Zaini menyiratkan untuk maju lagi.
Mayoritas calon yang sudah terang-terangan menyatakan maju adalah mantan pejuang kemerdekaan Aceh. Calon dari partai lain terutama parnas belum juga berani muncul ke publik.
Nah, dari sejumlah calon yang muncul, Mualem yang paling diunggulkan. Ini lebih karena ketokohan beliau. Dan tentu saja atas kendalinya kepada Partai Aceh dan pemenang pemilu. Dari hasil pemilu legislatif 2014 tergambar konstelasi politik Aceh terkini.
Pemilih mulai kembali memberi suaranya untuk Parnas. Ini kemudian memunculkan hitung-hitungan baru untuk Pilkada 2017. Mualem juga pernah menyatakan akan mencalonkan diri berkoalisi dengan Parnas. Ini menimbulkan banyak perubahan dalam hitungan politik. Parnas menjadi bergairah berkoalisi dengan PA.
Dari sejumlah tanggapan yang pernah muncul di media ini. Sosok wakil Mualem amat diminati kalangan internal PA ataupun kalangan lain. Parnas juga mulai membangun lobi. Sampai saat ini Parnas hanya punya nyali mengusul posisi calon Wagub. Pernyataan Mualem akan maju dengan Parnas menjawab spekulasi tentang isu Irwandi akan maju dengan Parnas.
Awalnya Nasdem diisukan mencalonkan Irwandi. Tapi pernyataan ketua Nasdem Zaini Jalil membuyarkan isu ini. Irwandi tidak mungkin memilih Zaini Jalil karena sekampung. Dan Zaini kemudian menyatakan Irwan Johan yang diinginkan Irwandi diplot untuk calon Wali Kota Banda Aceh.