BANDA ACEH Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Pertamina menyerahkan 16 unit gerobak sirih untuk 16 pedagang sirih yang berjualan di kawasan Mesjid Raya Banda…
BANDA ACEH Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Pertamina menyerahkan 16 unit gerobak sirih untuk 16 pedagang sirih yang berjualan di kawasan Mesjid Raya Banda Aceh. Penyerahan dilakukan oleh Asisten Keistimewaan Ekonomi dan Pembangunan Setdakota Banda Aceh, Ir. Gusmeri, M.T bersama Marketing Branch Manager Pertamina Aceh, Gunawan Wibisono, Senin, 17 Oktober 2016.
Penyerahan 16 gerobak sirih ini turut juga disaksikan Kadinsosnaker Kota Banda Aceh Fadhil S. Sos, M.M dan Kabag Ekonomi Setdakota Banda Aceh, Arei Maula Kafka S. Sos.
Dalam sambutannya, Gusmeri menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada pihak Pertamina yang telah memberikan perhatian kepada para pedagang sirih dengan membantu memberikan gerobak baru.
Kami yakin bantuan ini sangat bermanfaat bagi pedagang, sehingga mereka dapat berjualan dengan lebih nyaman, ujar Gusmeri.
Para pedagang sirih ini kata Gusmeri, memiliki nilai khusus bagi Kota Banda Aceh karena berperan sebagai pihak yang turut menjaga kelestarian budaya.
Khususnya kebiasaan masyarakat Aceh yang sering makan sirih. Ini membantu memperkenalkan kepada generasi muda dan juga wisatawan bahwa sirih di Banda Aceh merupakan salah-satu bagian budaya Aceh yang saat ini sudah mulai pudar, kata Gusmeri melalui siaran pers.
Lanjutnya, sirih atau lebih dikenal dengan ranup memiliki banyak peran dalam budaya masyarakat Aceh. Selain memberikan dampak bagi kesehatan mulut, sirih juga dikenal sebagai makanan yang digunakan untuk menjamu tamu.
Sirih ini menjadi bagian dari ungkapan peumulia jamee adat geutanyo, sehingga dalam kebiasaan adat Aceh, setiap tamu yang hadir akan disuguhkan sirih sebagai penghargaan dan kemuliaan dari warga Aceh,kata Gusmeri.
Di akhir sambutannya, Gusmeri berharap bantuan tersebut akan semakin meningkatkan semangat untuk berdagang dan juga meningkatkan antusias masyarakat untuk menjaga kelestarian budaya dan juga dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan para pedagang sirih.
Sementara itu, Marketing Branch Manager Pertamina Aceh, Gunawan Wibisono mengungkapkan rasa syukur telah diberi kesempatan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh untuk turut melestarikan tradisi dan budaya Aceh dalam bentuk peremajaan gerobak para pedagang yang berjualan di area Masjid Raya Banda Aceh.
Pertamina senantiasa memiliki komitmen dalam rangka mewujudkan kepedulian dan tanggung jawab social khususnya kepada warga yang berada disekitar wilayah operasi melalui program CSR, ungkapnya.
Senada dengan Gusmeri, Gunawan Wibisono berharap bantuan CSR senilai Rp 115 juta ini dapat membantu melestarikan budaya, tradisi, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para pedagang sirih.
Pertamina yakin dengan dukungan dari Pemko Banda Aceh, secara bersama-sama kita dapat mewujudkan Kota Banda Aceh ini sebagai kota yang madani yang cantik, bersih dan rapi, kata Gunawan Wibisono.[]