LHOKSUKON – Sebanyak 13 batang tiang listrik milik PT PLN tumbang ke atas jalan lintas Medan-Banda Aceh, Gampong Dayah Teungku, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Minggu, 24 April 2016, pukul 01.19 WIB. Hal itu terjadi karena hujan deras yang mengakibatkan tanah di sekitar parit jalan longsor.
“Pasca kejadian, 24 travo di Kecamatan Syamtalira Aron dan Tanah Pasir padam yang mengakibatkan aliran listrik ke 27 gampong terputus. Sepanjang 700 meter badan jalan tertutup tiang tumbang,” kata Heru Eriady, Asisten Manajer Jaringan PT PLN Cabang Lhokseumawe saat ditemui portalsatu.com di lokasi.
Ia menyebutkan, saat ini petugas sedang mendata material yang patah dan pecah. Untuk material pengganti dan kren sudah tersedia, tinggal menunggu pekerja saja. Diperkirakan pengerjaan akan selesai dan suplai listrik akan normal kembali pukul 18.00 WIB.
“Diperkirakan yang tumbang awal satu tiang di bagian tengah. Namun karena trek lurus, tiang lainnya ikut tumbang. Ditambah lagi longsor yang terjadi di tanah pinggir selokan areal persawahan. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Tapi di lokasi ada satu truk yang terkena tiang, namun tidak parah. Saat tiang tumbang warga sudah mencoba menghentikan truk itu, namun truk melaju dalam kecepatan tinggi dan tidak berhenti,” jelasnya.
Ia menambahkan, tiang yang tumbang tersebut diperkirakan berusia antara 10 hingga 20 tahun. “Setiap bulannya petugas pelayanan teknis memeriksa. Inspeksi dilakukan pada semua tiang, baik di lintasan jalan Medan-Banda Aceh ataupun ke gampong-gampong. Setiap ada kerusakan pasti kita perbaiki. Kejadian ini di luar dugaan, mengingat ini musibah yang terjadi akibat bencana alam,” pungkasnya.[](tyb)
Tinggalkan Balasan